Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Anjlok 2% Usai Rekor, Nada Trump Melunak
Saturday, 18 October 2025 04:43 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) turun 2% setelah mencapai rekor tertinggi di $4.379 pada hari Jumat(17/10), jatuh di bawah $4.250, dipicu oleh komentar Presiden AS Donald Trump bahwa tarif tiga digit terhadap Tiongkok tidak berkelanjutan. Saat artikel ini ditulis, harga emas batangan berada di kisaran $4.230 - $4.240.

Harga emas batangan anjlok di bawah $4.250 seiring kembalinya selera risiko dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Greenback mulai pulih, sebuah hambatan bagi harga emas. Namun, pergerakan terbesar terlihat pada imbal hasil obligasi pemerintah AS, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun naik hampir tiga basis poin. Presiden AS Donald Trump berkomentar bahwa ancaman tarif yang lebih tinggi terhadap Tiongkok tidak layak dan kemungkinan besar akan meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

Trump menambahkan bahwa ia berharap dapat bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam beberapa minggu di Korea Selatan. Komentar-komentar tersebut semakin memperkuat selera risiko dan mendorong harga logam mulia turun.

Para pejabat Federal Reserve (Fed) telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai harapan. Alberto Musalem, Gubernur Fed St. Louis, mendukung penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Oktober, tetapi tetap berkomitmen penuh untuk mencapai target inflasi 2%. Sebelumnya, Gubernur Fed Christopher Waller sependapat dengan Musalem, sementara Neel Kashkari, Gubernur Fed Minneapolis, mengatakan bahwa ekonomi tidak melambat separah yang kita perkirakan.

Pekan depan, data ekonomi AS hampir kosong, tetapi rilis angka Indeks Harga Konsumen (IHK) pada hari Jumat pukul 08.30 ET sangat dinantikan oleh para pelaku pasar.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS